Search Ilmu Aura Badan Pagar Diri. Ilmu Rawatan Limpas Bayang Mustika Penjaga Diri Keselamatan - Sebuah Batu Mustika yang memiliki kegunaan untuk perlindungan diri dan proteksi gaib, mustika ini sangat ampuh untuk melindungi dan menjaga badan anda dai serangan fisik maupun gaib yang dilakukan oleh musuh anda, khodam batu mustika bernama ki jagabaya yang memiliki keilmuan yang cukup mumpuni Mempercayaiadanya malaikat merupakan rukun iman yang wajib dilakukan oleh umat islam. Makhluk yang tidak memiliki nafsu ini, jumlahnya lebih banyak dari manusia. ASMAKWALI QUTUB. 14.25 | Asmak , Ilmu Gaib , Wawasan Sepiritual. BISMILLAHIRROHMANIRROHIM. YA YUHIBBULAAHU JAHRA BIS SUU-I MINAL QAULI ILLA MAN ZHULIM WA KAA-NALLAAHU SAMII'AN 'ALIIMA. 1000 x 7 hari tanpa putus. Tawassul: nabi Muhammad. nabi adam as. nabi Idris. IlmuPagar Gaib Malaikat Zabaniyah adalah ilmu yang memiliki manfaat untuk meningkatkan aura perlindungan dalam diri seseorang. Selain itu juga bisa untuk memecah mendung. niat puasa "Nawaitu shoma godin liqodoi hajati sunatan lilahi taala" 2. Diri yang di maksudkan itu ialah Diri Sebenar Diri, yang duduknya di dalam Jasad atau badan kasar kita Ilmubungkas pagar adalah ilmu yang berfungsi untuk menghancurkan pagar gaib seseorang. Hampir semua orang punya pagaran gaib dan ilmu ini adalah penghancurnya. Ilmu ini banyak digunakan oleh pelaku pelet yang sering gagal karena peletnya tidak tembus, sering juga untuk menghilangkan pagar gaib musuh yang sombong juga untuk keperluan2 lain NGRAGASUKMA BERTEMU PARA WALI. Orang yang sudah meninggal, sebenarnya jasad fisiknya saja mati. Ruh/Arwahnya masih tetap hidup di kelanggengan. Kita masih bisa bertemu dengan mereka. Begitu juga dengan para leluhur penyebar agama Islam. Arwah mereka hingga kini masih bisa kita temui untuk ngangsu kawruh dan kita bisa meminta nasehat pada mereka. PagarGhaib, mampu memagari rumah/tempat usaha dari segala gangguan ghaib; Instink & intuisi tajam Mengurangi stress atau tekanan batin yang berlebihan Mengurangi stress atau tekanan batin yang berlebihan. sebab itu 'tahu' tempat letakkannya di akal tetapi 'mahu' itu letaknya di hati Berkah Manfaat Ilmu Pagar Gaib Malaikat Zabaniyah Ya Anda harus ikhlas bahwa Anda sudah berusaha secara batiniah dengan pasrah total apapun hasilnya kepada Tuhan. Semakin Anda ikhlas, maka semakin kuat energi batiniah Anda. Jin dan makhluk halus yang ingin memasuki pagar gaib Anda akan terlempar dan menjauh. Manusia yang memiliki niat jahat pun akan mengurungkan niatnya. BatuMustika Pagar Ghaib Mustika hasil tarikan alam ghaib yang tergolong paling sakti. Mustika ini dapat melindungi diri anda dari bahaya yang mengancam diri anda. Selain iru Batu Mustika Pagar Ghaib dapat melancarkan hajat anda dalam waktu yang relatif cepat. Manfaat/ tuah Batu Mustika Pagar Ghaib : Dapat membuka dan menguatkan pancaran aura PemasanganPagar Ghoib Dengan Media Bambu Kuning; Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Media Batu; Pemasangan Pagar Ghaib dengan Media Kulit Kambing; Amalan Untuk Mendapatkan Keturunan / Anak; Amalan Memanggil Raja Tuyul dan Pasukannya; Keistimewaan Surah At-Taubah; Aji Panji Sumunar; Dibalik Keanehan Dan Keajaiban Air Zam-Zam; Pengasihan Asmoro MVfFNtz. Malaikat adalah makhluk yang selalu taat dan patuh kepada Allah ta’ala. Berikut adalah artikel tentang malaikat zabaniyah, siapa mereka? Alhamdulillah was-shalatu was-salamu ala Rasulillah wa ala aalihi wa shohbihi wa man waalah, wa ba’du. Tentu kita sudah mengetahui bahwa syarat menjadi orang yang beriman adalah dengan mengimani 6 rukun iman yang disebutkan Rasulullah ﷺ dalam hadits tatkala beliau ditanya arti iman, beliau ﷺ menjawab, أنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ، ومَلائِكَتِهِ، وكُتُبِهِ، ورُسُلِهِ، واليَوْمِ الآخِرِ، وتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وشَرِّهِ “Beriman kepada Allah, malaikat-Nya, Kitab-kitabNya, Rasul-rasulNya, hari akhir, dan beriman kepada segala bentuk takdir baik maupun buruk.” HR. Muslim, no. 8. Beriman Kepada Malaikat Allah Seorang muslim tidak akan dikatakan beriman kecuali jika ia mengimani 6 rukun iman di atas, dan salah satunya adalah beriman kepada malaikat Allah. Seorang muslim dikatakan telah beriman kepada malaikat Allah, tatkala dirinya mengakui dan membenarkan bahwa para malaikat adalah makhluk Allah, yang mana salah satu dari mereka ditugaskan menyampaikan wahyu Allah kepada para nabi. lihat penjelasan Syaikh Shalih Ushaimy dalam hal ini Itu adalah kadar minimal bagi seorang muslim untuk bisa dikatakan beriman kepada malaikat, adapun selain itu merupakan keutamaan yang diberikan kepada orang yang mau mempelajari masalah ini lebih lanjut. Jika dia membaca Al-Qur’an atau hadits nabi ﷺ, lalu ia menemukan nama malaikat lain yang Allah tugaskan dalam hal tertentu, maka dia wajib mengimani kabar dari Al-Qur’an maupun sunnah tersebut. Di antara malaikat yang Allah sebutkan dalam Al-Quran adalah Malaikat Zabaniyyah, Allah berfirman, فَلۡيَدۡعُ نَادِيَهُۥ ١٧ سَنَدۡعُ ٱلزَّبَانِيَةَ ١٨ “Maka biarlah dia Abu jahl memanggil golongannya untuk menolongnya. kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah.” QS. Al-Alaq 17-18. Para ahli tafsir semisal Mujahid, Qatadah dan Dhahak berkata, “Zabaniyyah adalah malaikat. Abul Hudzail berkata Zabaniyah itu kaki mereka berpijak dibumi sedangkan kepala mereka di langit.” Lihat Tafsir ThabarI dalam tafsir Al-’Alaq. Lalu, Siapakah Malaikat Zabaniyyah? Apa Saja Tugasnya? Zabaniyyah diambil dari akta zabn زبن yang berarti دفع yaitu mendorong. Kenapa para malaikat tersebut dinamakan zabaniyyah? Para ulama menjelaskan karena mereka mendorong para penghuni neraka masuk ke dalam neraka. Lisanul Arab 13/194. Dari penjelasan di atas kita tahu malaikat zabaniyah adalah para malaikat yang ditugaskan untuk mengurus dan menyeret para penghuni neraka masuk ke dalam neraka. Qatadah berkata, “Zabaniyyah berarti penjaga. Atha berkata mereka adalah malaikat yang kasar lagi keras. Muaqtil berkata zabaniyyah adalah penjaga neraka Jahanam.” Zaadul Masiir Fi Ilmi Tafsir karya ibnul Jauzy 4/468. Sifat Malaikat Zabaniyah Di antara sifat-sifat malaikat zabaniyah, yang Allah sebutkan dalam Al-Quran adalah kasar, keras, patuh kepada Allah, dan tidak pernah melanggar apa yang Allah perintahkan. Allah berfirman, يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَأَهۡلِيكُمۡ نَارٗا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلۡحِجَارَةُ عَلَيۡهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٞ شِدَادٞ لَّا يَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمۡ وَيَفۡعَلُونَ مَا يُؤۡمَرُونَ ٦ “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” QS. At-tahrim 6. Semoga Allah melindungi kita semua dari kerasnya penjaga neraka Jahannam. Allahul muwaffiq. Disusun oleh Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله Selasa, 1 Ramadhan 1442 H / 13 April 2021 M Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember ilmu hadits, Dewan konsultasi Bimbingan Islam Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى klik disini Malaikat Zabaniyah merupakan salah satu dari banyaknya malaikat Allah SWT, yang tidak begitu asing terdengar oleh telinga kita. Tentunyam kita mungkin pernah mendengar istilah nama "Malaikat Zabaniyah", baik dari guru, membaca buku, membaca artikel, penjelasan dari ustadz, dan lainnya. Untuk itu, pada posting ini akan mengurai penjelasan tentang Malaikat Zabaniyah yang diambil dari riwayat Manshur bin Amar di Kitab Daqoiqul Malaikat Zabaniyah dan Apa Tugasnya ?Istilah Malaikat Zabaniyah di dalam beberapa kitab kuning, pasti dikaitkan dengan istilah "malakun nar" yaitu malaikat yang dikhususkan di dalam neraka, atau "khozinun nar" yaitu malaikat yang bertugas menjaga di dalam dari sini, kita bisa mengetahui bahwa Malaikat Zabaniyah adalah para malaikat yang ditugaskan untuk menyiksa para penghuni neraka. Bisa dibilang bahwa Malaikat Zabaniyah adalah anak buah dari Malaikat Malik, sang penjaga Jumlah Malaikat Zabaniyah ?Dalam riwayat dari Manshur bin Amar, dijelaskan bahwa sang malaikat penjaga neraka memiliki kaki tangan anak buah yang jumlahnya sama dengan para penghuni neraka. Dia merantai dan membelenggu penghuni neraka yang dia inginkan. Ketika dia melirik ke api neraka, maka nyala api neraka pun akan semakin membesar dan membakar, karena takut pada sang malaikat penjaga adapun jumlah Malaikat Zabaniyah, maka dalam riwayat tersebut tertulis sebagaimana berikut di bawah ini وَحُرُوْفُ الْبَسْمَلَةِ تِسْعَةُ عَشَرَ حَرْفًا، وَعَدَدُ رُؤُسَاءِ الزَّبَانِيَّةِ كَذَالِكَ"Huruf-huruf basmallah ada 19 huruf, dan jumlah para pemimpin Malaikat Zabaniyyah juga demikian itu ada 19".Ya, jumlah para malaikat juru siksa di dalam neraka sangatlah banyak, mereka semua dipimpin oleh 19 Malaikat Zabaniyah, sedangkan 19 Malaikat Zabaniyah dipimpin oleh Malaikat Malik. Kesemua malaikat juru siksa di dalam neraka berada di bawah komando Malaikat Wujud dan Sifat Malaikat Zabaniyah ?Dalam riwayat yang sama dijelaskan bahwa wujud Malaikat Zabaniyah adalah sebagai beikut Memiliki mata yang sangat tajam seperti kilat yang menyambarGigi-giginya seputih tanduk sapi, Mulut-mulutnya menjulur sampai ke bawah telapak kaki. Dari dalam mulutnya, keluarlah nyala api yang membakarJarak antara 2 belikatnya seperti perjalanan kaki selama satu tahunAllah SWT menciptkan Malaikat Zabaniyah tanpa dibekali dengan rasa belas dan kasih sama sekali, meskipun itu sebesar dzarrah unsur paling kecil di dunia.Bagaimana Malaikat Zabaniyah Menjalankan Tugasnya ?Dalam riwayat itu juga dijelaskan bahwa Malaikat Zabaniyah dapat mengeruk para penghuni neraka dengan tangan dan kakinya, karena kakinya dapat melakukan hal yang sama seperti tangannya, begitu juga tangan dapat meraih dan menggenggam penghuni neraka, satu tangan lainnya meraih dan menggenggam penghuni neraka, satu kaki dapat meraih dan menggenggam penghuni neraka, dan satu kaki lainnya juga dapat meraih dan menggenggam penghuni neraka. Sehingga, satu Malaikat Zabaniyah mampu melempar penghuni nereka ke dalam neraka dengan sekali Neraka Tak Mampu Membakar Para Malaikat NerakaSalah satu dari 19 Malaikat Zabaniyah menyelam ke dalam samudera api neraka kira-kira selama 70 tahun. Ya, api neraka tak mampu membakar dan memberi kemadharatan kepadanya, karena ia diciptakan dari cahaya, sedangkan cahaya mampu mengalahkan Malaikat Zabaniyah Saat Kematian IblisNah, adapun kisah Malaikat Zabaniyah ketika detik-detik kematian iblis yang mengenaskan, maka sudah dituliskan pada posting tersendiri Kisah Kematian Iblis Yang Mengenaskan di Hari Kitab Daqoiqul Akhbar, Bab Imam Abdur Rochim bin Ahmad juga Mengenal Malaikat Dardail dan TugasnyaMengenal Malaikat Kiraman Katibin dan TugasnyaSiapakah Malaikat Ruhaniyyun dan Karabiyyun ? Wisata mengunjungi tempat-tempat indah sudah biasa dilakukan. Banyak orang mendatangi pegunungan, sungai, air terjun, perkebunan, atau pesisir. Semuanya menampakkan keindahan alam yang menenangkan jiwa dan membangun kehangatan keluarga. Namun ada satu wisata yang unik, yaitu wisata gaib. Caranya dengan menelusuri hal-hal gaib sebagaimana yang termaktub dalam Alquran dan disebut Rasulullah dalam berbagai hadis. Wisata ini dilakukan dengan membaca buku yang mengupas hal tersebut. Salah satunya adalah buku karangan Syekh Abdurrahman bin Ahmad al-Qadhi berjudul Daqaiqul Akhbar fi Dzikril Jannah wan Nar. Ini adalah kitab yang mengupas tentang surga, neraka, dan berbagai hal yang menyangkut perjalanan menuju dua tempat tadi. Tentu saja itu semua adalah kabar gaib, yaitu berita yang tidak dapat dijangkau dengan pancaindra. Penjelasannya bersumber pada Alquran dan hadis. Kabar gaib adalah inspirasi yang menggetarkan hati, menambah keimanan, dan memperkuat keyakinan, bahwa kehidupan duniawi sebatas persinggahan. Kehidupan di akhirat nanti, yang sejak lama dijelaskan dalam berbagai kabar gaib, adalah yang jauh lebih panjang. Ibnul Qayyim al-Jauzi dalam Kitab Hadi al-Arwah menjelaskan masa tinggal di neraka. Ada yang berada di sana selama beberapa huqub satu huqub sama dengan 80 tahun. Satu tahun sama dengan 360 hari. Satu hari di akhirat sama dengan seribu tahun di dunia. Berarti, 80 tahun di akhirat sama dengan tahun di dunia. Luar biasa lama. Kabar gaib merupakan mukjizat Alquran I’jazul Quran yang disampaikan Allah kepada rasul-Nya. Kabar ini merupakan pelajaran dan peringatan bagi setiap insan bahwa perjalanan hidup masih sangat panjang. Dengan kabar gaib, seseorang akan menyadari bahwa kehidupan akhirat adalah yang utama. Keimanan menjadi bertambah. Ketauhidan menjadi semakin kuat. Kembali ke Kitab Daqaiqul Akhbar. Ini adalah kitab yang dikaji di banyak pesantren. Biasanya kajian kitab ini berlangsung dalam waktu sebulan, semisal sepanjang Ramadhan. Ini merupakan kitab selingan setelah santri mempelajari kitab-kitab advanced, seperti Alfiyah Ibnu Malik, Bidayatul Mujtahid, dan semacamnya. Dengan mengaji Daqaiqul Akhbar, santri diajak rileks, berwisata mengetahui, memahami, dan menghayatinya berbagai hal gaib. Berisikan 45 bagian, buku ini mengawali pembahasannya dengan mengupas Nur Muhammad atau cahaya Muhammad. Ini merupakan istilah esoteris yang diulas sejumlah pegiat tasawuf. Ibnu Arabi misalkan, dalam kitab karangannya menyebut Nur Muhammad lebih dahulu ada sebelum semua makhluk diciptakan. Buktinya Allah bershalawat kepada Rasulullah innallaha wa malaikatahu yushalluna alan nabi/ sesungguhnya Allah bershalawat kepada Nabi Muhammad/Al-Ahzab ayat 56. Setelah itu para makhluk ikut bershalawat kepada Sang Nabi. Pembahasan berikutnya adalah tentang penciptaan Nabi Adam, manusia pertama ciptaan Allah yang memakan buah Khuldi. Pengarang mengutip hadis dari Ibnu Abbas, bahwa Allah menciptakan raga Adam dari tanah yang berasal dari berbagai wilayah bumi. Kepalanya dari tanah Ka’bah, dadanya dari tanah pulau-pulau seluruh penjuru bumi, punggung dan perutnya dari tanah India, tangannya dari tanah bagian timur, dan kedua kakinya dari tanah bagian barat. Setelah raga diciptakan, Allah meniupkan ruh masuk kedalamnya. Ada yang mengabarkan ruh masuk melalui otak dan berputar di dalamnya hingga 200 tahun. Setelah itu baru turun ke mata. Pada saat itulah Adam dapat menyaksikan bentuk tubuhnya. Kemudian ruh masuk ke telinga. Pada saat itulah Adam mendengar para malaikat bertasbih. Kemudian ruh turun ke hidung, mulut, dan lidah, yang menyebabkannya mampu mencium bebauan dan bertutur kata. Allah menuntun Adam mengucapkan Alhamdulillah dan berdoa yarhamuka rabbuka ya Adam Tuhanmu menyayangimu wahai Adam. Daqaiqul Akhbar juga menyingkap penjelasan profil malaikat yang tidak umum. Contohnya adalah Malaikat Ruman. Ini adalah malaikat yang mendatangi manusia di alam kubur. Dia datang bercahaya terang laksana matahari. Ketika datang, Malaikat Ruman memerintahkan orang yang sudah mati untuk menuliskan amalnya selama hidup di bumi. “Bagaimana menulis itu sedangkan di sini tidak ada pena dan kertas?” kemudian malaikat tadi merobekkan kain kafan yang menjadi kertas. Kemudian penanya adalah jemari si mayat. Tintanya adalah ludah di mayat tadi. Mulailah si mayit menuliskan amalnya. Ketika sampai kepada amal buruk, dia malu menuliskannya. Malaikat Ruman kemudian berkata, “Wahai manusia yang berbuat salah, ketika melakukan amal – amal itu dahulu engkau sama sekali tidak merasa malu kepada Allah yang telah menciptakanmu, kenapa sekarang engkau malu kepadaku...” kemudian Ruman memukul si mayit. Selesai berurusan dengan Ruman, barulah Malaikat Munkar dan Nankir datang untuk menanyakan segala amal tadi. Adalagi Malaikat Kiraman Katibin. Dia adalah malaikat yang mencatat perbuatan baik dan buruk setiap orang, mirip dengan Malaikat Raqib dan Atit. Jika seorang mu’min berbuat dosa, maka akan dicatat. Tapi malaikat lainnya akan menahan. “Tunggu dulu sampai tujuh jam. Apakah dia beristighfar atau tidak. Jika tidak, maka catatlah amal itu.” Biasanya Malaikat Kiraman Katibin melapor kepada Allah bahwa menemukan manusia yang berbuat baik, dan ada pula yang berbuat sebaliknya. Surah al-Infithar ayat 11-12 menjelaskan kiraman katibin ya’lamuna ma taf’alun yang mulia di sisi Allah dan yang mencatat amal manusia. Mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan. Lainnya adalah Zabaniyah malaikat yang Allah sebutkan dalam surah Al-Alaq ayat 18. Sanad’uz Zabaniyah. Artinya, kelak Kami Allah akan memanggil malaikat penyiksa orang-orang berdosa. Dalam Daqaiqul Akhbar bagian ke-37 terdapat penjelasan siapa itu Malaikat Zabaniyah yaitu sejumlah malaikat yang tugasnya melempar dan menyiksa para pendosa. Pakar hadits Al-Baihaqi mengatakan di dalam kitab Al-Ba’tsu wan Nusyur, sebagian besar ahli tafsir menyatakan malaikat Zabaniyah berjumlah 19. Dalam satu waktu, Zabaniyah melempar 10 ribu pendosa dengan satu tangan dan 10 ribu lainnya dengan tangan berbeda. 10 ribu lagi dilempar dengan satu kaki, dan 10 ribu lainnya dengan kaki lainnya. Dengan demikian, satu Malaikat Zabaniyah melempar 40 ribu orang. Allah memang menganugerahkan kemampuan yang besar kepada malaikat ini. Pemimpin Malaikat Zabaniyah adalah Malaikat Malik si penjaga neraka. Dialah malaikat yang tak pernah tersenyum, meskipun dilihat oleh Rasulullah dalam Mi’raj menuju alam Lahut. Daqaiqul Akhbar juga menjelaskan perihal neraka. Bagaimana mengerikannya keadaan di sana. Manusia pendosa akan selalu menjalani penyiksaan di dalamnya dalam waktu yang sungguh sangat panjang. Namun apakah para pendosa itu akan selamanya menjalani penyiksaan? Akankah mereka dipindah ke surga? Wallahu a’lam. Kabar gaib yang mengasyikkan Nah, selain kabar gaib yang seram dan menakutkan, ada juga yang mengasyikkan. Apa itu? Di antaranya adalah tentang surga. Penjelasan mengenai surga terdapat pada bagian ke-43. Ini adalah beberapa bagian akhir kitab. Surga digambarkan memiliki seratus tingkatan. Jarak dari satu tingkatan ke lainnya setara dengan 500 tahun jalan kaki di muka bumi. Di dalamnya terdapat sungai-sungai yang mengaliri air jernih. Di pinggirannya terdapat pohon yang berbuah segar dan selalu siap untuk dinikmati. Juga terdapat segala sesuatu yang memuaskan jiwa para penghuninya serta menyenangkan mata yang memandangnya. Bidadari juga disiapkan di sana untuk para penghuni surga. Mereka adalah perawan suci nan jelita yang diciptakan dari cahaya. Penampakannya seperti permata Zircon Yakut dan Marjan. Pakaiannya lembut dan ringan seperti rambut. Mereka hanya melayani pasangannya, yaitu para penghuni surga. Surga memiliki delapan pintu yang terbuat dari emas dan bertaburkan mutiara. Pertama adalah pintu bertuliskan la ilaha illallah Muhammadun rasulullah. Inilah pintu yang dilalui para nabi, rasul, syuhada, dan para dermawan. Pintu kedua adalah yang dimasuki orang-orang yang taat menjalankan shalat dengan menyempurnakan wudhu dan rukun shalat. Pintu ketiga dilalui para muzakki yang mukhlis. Pintu keempat dilalui para penyeru kebaikan dan pencegah kemungkaran. Pintu kelima adalah untuk mereka yang mengendalikan syahwat dan mengekang hawa nafsu. Pintu keenam adalah untuk mereka yang menunaikan ibadah haji dan umrah. Pintu ketujuh adalah untuk orang-orang yang berjuang di jalan Allah. Terakhir adalah pintu surga yang dikhususkan untuk orang-orang bertakwa yang menahan pandangan mata dari hal-hal diharamkan. Juga melakukan perbuatan baik, seperti berbakti kepada kedua orang tua dan menyambung silaturahim. Diterjemahkan Sejumlah penerbit sudah menerjemahkan kitab ini ke Bahasa Indonesia. Salah satunya adalah Penerbit Turos Pustaka. Karya terjemahan satu ini cukup memuaskan, karena selain pengalihbahasaan yang baik, sehingga buku menjadi enak dibaca, juga terdapat peta buku pada bagian awal. Dengan melihat peta buku ini, pembaca mendapatkan gambaran mengenai konten yang tersaji. Sistematika pembahasan juga dibuat mengalir. Biasanya kitab klasik tidak membagi pembahasannya sehingga sulit dipahami. Namun oleh penerjemah dan editor, pembahasan buku ini dibagi menjadi beberapa bagian, sehingga pembaca nyaman dan dapat menangkap pesan setiap pembahasan turos ini. Penerbit lain juga ada yang menjual terjemahan Daqaiqul Akhbar, tapi kualitas terjemahan dan kreativitas dalam mendesain dan mengatur tata letak pembahasannya pasti berbeda. Juga belum tentu membuat nyaman pembaca. Penilaian Secara keseluruhan, isi buku ini menarik dibaca, karena berkaitan dengan kabar gaib yang menjadi asupan keimanan. Namun ada sejumlah hal yang harus menjadi catatan. Pertama, tidak diketahui pasti siapa Syekh Abdurrahman bin Ahmad al-Qadhi yang merupakan pengarang kitab ini. Ada yang mengatakan nama itu adalah anonim. Yang sebenarnya adalah Abu Layts as-Samarkandi, ahli hukum mazhab Hanafi dan penafsir Alquran, yang hidup pada abad ke-10. Kedua, kaum tekstualis atau skripturalis, seperti pemegang pendapat Wahhabi, dipastikan akan banyak mengeritik, bahkan menolak kitab ini. Alasannya, hadis yang menjadi sandaran pembahasan kitab ini diragukan kesahihannya. Namun alasan ini terbantahkan apabila standard hadis yang dijadikan sandaran paling minimal maqam-nya adalah dhaif atau lemah, dengan maksud untuk fadhailul a’mal. Ketiga, struktur bahasa Arab dalam buku ini sederhana. Cocok untuk dibaca mereka yang baru mempelajari dan menerjemahkan kitab berbahasa Arab. Keempat, berbagai kitab tafsir juga mengupas kabar gaib seperti surga, neraka, bidadari, malaikat, dan lainnya. Namun Daqaiqul Akhbar dinilai mampu menyajikan kabar gaib tadi dengan ungkapan sederhana dan mudah dipahami. Kelima, buku ini sudah menjadi bacaan umat Islam sejak abad ke-11 hijriah sampai detik ini. Artinya, Daqaiqul Akhbar sudah dibaca orang selama empat ratus tahun. Dan tetap relevan sampai sekarang, karena isinya merupakan oase di tengah kegersangan spiritual.